HEMATOLOGI
Pengertian Hematologi :
Hematologi adalah bidang penelitian kesehatan yang mempelajari penyakit darah atau gangguan darah yang terjadi. Beberapa penyakit yang termasuk kedalam bidang hematologi adalah anemia,gangguan pembekuan darah,penyakit infeksi,hemofilia,dan leukimia. Dalam ilmu hematologi diketahui penyakit darah biasanya disebabkan oleh efek samping obat0obatan,kurangnya nutrisi tertentu dalam asupan makanan sehari-hari,dan cara pengobatan yang diperlukan untuk penyakit darah berbeda-beda,tergantung dari kondisi darah itu sendiri,beratnya penyakit dan penyakit yang diderita . Proses kelainan darah bervariasi dari orang ke orang mempengaruhi satu atau tiga komponen darah yaitu sel darah putih,sel darah merah,dan trombosit.
I. KOAGULASI DARAH (pembekuan darah)
Koagulasi darah adalah proses pengubahan komponen cairan didalam darah menjadi zat semi padat yang disebut bekuan darah . Bekuan darah terutama terdiri dari sel-sel darah yang terperangkap di jaring fibrin. Fibrin yang terbentuk berasal dari fibrinogen yang terlarut dalam plasma. Perubahan fibrin pada fibrinogen disebabkan oleh adanya trombin,enzim proteolitik yang hanya bekerja saat aktif. Dalam proses ini terdapat sistem hemostatis yang berperan sebagai bekuan darah dan hemostatis yang berperan sebagaibekuan darah dan hemostatis. Ada beberapa koagulasi,yaitu proses mengubah darah dari keadaan cair menjadi bekuan darah seperti agar dan fibrinolisis untuk menjaga agar darah tetap cair. Penting juga untuk menghindari pembentukan gumpalan darah yang terlalu banyak,yang dapat menyebabkan trombosis.
Tahapan proses pembekuan darah :
- Tahapan pertama yaitu pembentukan trombosit
- Tahapan kedua yaitu transformasi dari protrombin menjadi trombin
- Tahap ketiga adalah transformasi dari fibrinogen menjadi fibrin
- Jalur ekkstrinstik,jalur ini diaktifkan oleh pelepasan suatu zat,enzim proliferatif. Protombin diubah menjadi trombin yang mengkatalisis pengubahan fibrinogen menjadi fibrin,kemudian membutuhkan kalsium sebagai kofaktor untuk membantu proses koagulasi dalam proses inflamasi.
- Jalur intrinsik, Jalur ini bekerja ketika kolagen di dinding pembuluh darah muncul,jalur internal diaktifkan,dan kemudian seperti jalur eksternal,faktor koagulasi diaktifkan,dan akhirnya fibrin terbentuk.
antikogulan adalah agen yang digunakan untuk menghambat pembentukan gumpalan darah. Obat tersebut bertindak sebagai penghambat bekuan darah dan tidak akan melarutkan bekuan yang ada. Antikoagulan digunakan pada pasien dengan penyakit arteri dan vena,membuatnya sangat mungkin membentuk gumpalan darah . contoh antikoagulan adalah heparin. Heparin merupakan zat yang berasal dari hati dan memiliki fungsi mencegah trombosis. Heparin digunakan dalam operasi jantung terbuka untuk mencegah pembekuan darah dan pasien darurat yang diderita koagulasi intravaskular difus (DIC). Fungsi utamanya adalah mencegah terjadinya trombosis vena yang dapat menyebabkan emboli paru. Heparin memperpanjang periode pembekuan darah dan memantau PTT ( waktu tromboplastin parsial ) dan PTT ( waktu tromboplastin teraktivasi ) selama pengobatan.
FARMAKODINAMIK
Heparin digunakan pada penyakit troemboemboli akut untuk mencegah trombosis dan emboli. Heparin tidak dapat melewati penghalang plasenta. Jika diberikan secara intravena,efeknya akan cepat mencapai puncaknya dalam beberapa menit dengan waktu kerja yang singkat. Heparin subkutan di absorbsi lebih lambat kedalam jaringan lemak melalui pembuluh darah. Pengaruh heparin pada rute pemberian adalah diberikan secara subkutan,efek awal terjadi dalam 20 - 60 menit, dan waktu ke level puncak : 2 jam, dan waktu tindakan 8-12 jam. Dalam pemberian intravena,onset kerjanya segera,waktu ke level puncak adalah 5-10 menit,dan waktu kerja adalah 2-6 jam.
PROSES PEMBEKUAN DARAH TERHENTI
untuk mencegah pembekuan darah yang berlebihan,faktor pembekuan berhenti bekerja dan trombosit diserap oleh darah. Setelah luka membaik,benag fibrin yang terbentuk sebelumnya akan hancur dan luka tidak lagi tersumbat. Beberapa orang dengan gangguan koagulasi pasti akan mempengaruhi proses ini dari kesehatannya,seperti :
- Fungsi koagulasi terganggu, dalam beberapa kasuss,ada beberapa orang terlahir dengan mutasi genetik,sehhingga tubuh mareka kekurangan faktor pembekuan tertentu. Ketika jumlah faktor pembekuan darah terganggu ,akibatnya pada penederita hemofilia misalya,pendarahan bisa berlangsung lebih lama dan sulit dihentikan.
- Hiperkoagulabilitas adalah kebalikan dari koagulopati,dalam hal ini meskipun tidak ada cedera ,proses koagulasi akan terjadi secara berlebihan. Keadaan ini juga berbahaya karena penggumpalan darah dapat menyumbat arteri dan vena. Ketika pembuluh darah tersumbat,tubuh tidak dapat mengeuarkan darah beroksigen secara optimal. Ini dapat meningkatkan risiko komplikasi yang fatal seperti stroke,serangan jantung,emboli paru,dan gagal ginjal. Selama kehambilan,gumpalan darah dapat terbentuk dipembuluh darah panggul atau kaki menyebabkann komplikasi kehamilan yang serius seperti kelahiran prematur,keguguran,dan kematian ibu. Oleh karena itu, Hiperkoagubilitas merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap remeh,untuk pendarahan yang sulit dihentikan,obat yang biasa digunakan adalah konsentrat untuk menggantikan faktor pembekuan yang berkurang dalam tubuh. Pada saat yang sama ,koagulopati biasanya dapat diobati dengan pengenceran darah.
DAFTAR PUSTAKA
Corwin,E,J. 2009. Buku Saku Patofisiologi,EGC,Jakarta.
Kee,J.L dan E.R. Hayes.1996. Farmakologi : Pendekatan Proses Keperawatan,EGC,Jakarta.
Sabiston,D.C. 1995. Buku Ajar Bedah,EGC,jakarta.
Permasalahan :
1. Pada pasien diabetes,mengapa mekanisme koagulasi tidak bekerja ?
2. Apa Efek samping paling utama dari penggunaan heparin sebagai antikoagulan?
3. Apakah aman bagi pasien untuk mengkonsumsi antikoagulan seumur hidup?

wahh terimaksih ilmunya sangat membantu
BalasHapusArtikelnya sangat informatif dan mudah untuk dimengerti. Semngat berkarya😚
BalasHapusHaii, artikelnya sangat bermanfaat. Kalau boleh saya ingin menjawab pertanyaan nomor 3. Obat antikoagulan dapat digunakan atau dikonsumsi seumur hidup terkhusus untuk pasien yang mengidap gangguan hematologi seperti stroke. Dengan penggunaan obat antikoagulan ini dapat mencegah terjadinya sumbat pada otak karena darah terlalu kental yang dapat menyebabkan stroke. Sebab tujuan penggunaan dari antikoagulan ini ialah agar darah tidak terlalu cepat untuk mengetal (membeku)yang dapat menyebabkan stroke pada seseorang bila dibiarkan terlalu lama.Selain itu penggunaan obat antikoagulan aman untuk ginjal sebab setiap obat antikoagulan pasti telah disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang sehingga aman untuk kesehatannya.
BalasHapusHai Aulia, terima kasih atas artikelnya.
BalasHapusSaya ingin bantu menjawab persoalan nomor 1. Mekanisme koagulasi melalui koagulasi kaskade terjadi pada setiap orang (termasuk penderita diabetes) selama orang tersebut memiliki trombosit dan faktor pembekuan darah. Pada penderita diabetes, koagulasi bukan tidak berlangsung sama sekali, melainkan tidak berlangsung dengan baik. Ada banyak faktor penyebabnya yaitu sulitnya saraf mengirimkan sinyal dari lokasi luka ke otak, darah menjadi kental karena kandungan gula darah yang tinggi, plak pada dinding pembuluh darah menyumbat dan menyulitkan penghantaran darah kelokasi luka.
Terimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat ����
BalasHapus